Bismillah

Kuucapkan syukur alhamdulillah, akhirnya permasalahan yang berlarut-larut itu sudah bisa terselesaikan pada malam ini, malam sejak pukul 23.30 WIB bukan waktu Jepang.

Ya, kalau dibilang sakit, saya berucap,”SANGAT SAKIT SEKALI”. Namun, saya menyadari perasaan itu tidak bisa dipaksakan sama sekali. Apa yang dia katakan dan ceritakan selama ini kepadaku memang tidak ada bohongnya sama sekali. Hanya saja pada saat kata yang “menyakitkan” itu, dia tidak berani berucap. Itu sudah tentu lah, dalam ilmu psikologi manapun yang pernah dipelajari manusia, mencintai seseorang yang lain ketika ada orang yang masih mencintainya adalah merupakan sebuah konflik bathin yang sangat luar biasa. Begitu pula dengan dirinya, aku bisa ikut merasakannya pula kok😉

Alhamdulillah, aku bukanlah orang yang suka emosi ataupun yang suka mencari-cari permasalahan dan musuh, aku rasa itu tidak akan ada gunanya sama sekali.

Yang paling penting menurut aku, dalam membina suatu hubungan itu kunci satu-satunya adalah kejujuran. Kejujuran yang dapat diukur pastinya. Kemudian menjalaninya dengan sepenuh hati dan saling mempercayai. Sangat rawan jika ada salah satu yang mudah tidak percaya, yakin pasti akan ditemukan banyak sekali masalah dalam hubungan tersebut.

Semua kenangan yang pernah ada di dalam Blog ini, tidak akan pernah aku hapus. Semua itu menjadi kenangan yang mewarnai jalan hidupku. Allah yang telah mentakdirkannya kok, ini semua memang harus aku jalani, lalu kenapa aku harus menghapus salah satu kisah yang telah ditetapkan dalam kitab Lauh Mahfudz.

Hh… Dengan menulis ini, beban berat itu terasa terkurangi. Apalagi pikiranku harus diimbangi oleh janjiku yang telah aku ucapkan kepadanya yang ada di Jepang dan kepadanya yang ada di Cirebon.

PADA TANGGAL 19 OKTOBER 2009 PUKUL 23.00 WIB AKU MENDAPATKAN JAWABAN YANG CUKUP PANJANG DAN PADA PUKUL 23.55 WIB KISAH INI RESMI TELAH DITUTUP.

Owhh kisah Kenanganku, dirimu akan dapat aku baca sewaktu aku tua nanti. Pasti aku bisa tersenyum membaca kisahmu hari ini, tidak seperti sekarang yang dengan keadaan cukup menyedihkan dan hampir hembusan nafas tidak terdengar. Kekuatanku hanya satu, mengingat ALLAH MAHA BESAR ALLLHHHHHHHHUUUUUU AKBAARRRRRRRR

Ikutlah Bertakbir Bersamaku Kawan-kawan!!!!!!!!!

Ditulis di Warnet Biru Putih, Dago Pojok 00.31 WIB Bandung, Jawa Barat